Eksplorasi Antibiotik Halal Liken Gunung Ciremai: Dosen Bioteknologi UIN Siber Cirebon Raih Hibah Riset MoRA Air Funds 2026 Senilai Rp 1,5 M

Dosen tetap Prodi Bioteknologi UIN Siber Cirebon, Dr. Azmi Azhari, M.Si. dan Dr. Laita Nurjannah, M.Si., berhasil meraih hibah bergengsi Riset Indonesia Bangkit (MoRA Air Funds) Kemenag 2026 senilai Rp1,5 miliar pada tema Kesehatan dan Farmasi. Menggandeng mitra periset dari University of Debrecen, Universitas Padjadjaran, dan BPJPH, penelitian ini berfokus pada eksplorasi antibiotik halal berkelanjutan berbasis fungi endofit liken Gunung Ciremai melalui pendekatan multiomik dan strategi OSMAC

CIREBON — Program Studi Bioteknologi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon kembali menorehkan reputasi membanggakan di kancah nasional melalui pencapaian riset biosains mutakhir. Tim peneliti yang beranggotakan dosen tetap prodi Bioteknologi, Dr. Azmi Azhari, M.Si. (selaku Ketua Tim Peneliti) dan Dr. Laita Nurjannah, M.Si., berhasil meraih pendanaan multi-tahun Program Riset Indonesia Bangkit (MoRA Air Funds) Kementerian Agama Republik Indonesia Tahun Anggaran 2026 dengan total alokasi dana sekitar Rp1,5 miliar untuk durasi pelaksanaan tiga tahun (2026–2028). Capaian ini ditetapkan melalui Keputusan Sekretaris Jenderal Kemenag RI Nomor 380 Tahun 2026 pada tema strategis Kesehatan dan Farmasi, sekaligus mengukuhkan kapasitas riset sains terintegrasi pada universitas Islam berbasis siber pertama di Indonesia ini.

Riset unggulan yang diajukan bertajuk "Eksplorasi Potensi Antibiotik Baru dari Fungi Endofit Liken Gunung Ciremai dengan Pendekatan Multiomik dan Osmac sebagai Sumber Bahan Baku Halal Berkelanjutan". Proyek ilmiah ini berorientasi menjawab ancaman krisis resistensi antimikroba global (antimicrobial resistance) melalui pemanfaatan kekayaan hayati lokal kawasan Gunung Ciremai. Fokus studi diarahkan pada isolasi fungi endofit—mikroorganisme bersimbiosis di dalam jaringan liken (lumut kerak)—yang kemudian dipetakan potensinya menggunakan pendekatan multiomik (analisis komputasi komprehensif atas genom, proteom, hingga profil metabolit) serta metode OSMAC (One Strain Many Compounds, yakni stimulasi kondisi kultur laboratorium untuk mengaktifkan jalur sintesis senyawa bioaktif langka). Integrasi teknik laboratorium hayati dan analisis bioinformatika digital ini ditujukan guna menemukan kandidat molekul antibiotik baru yang memiliki efikasi tinggi, berkelanjutan, dan terverifikasi kehalalan sumbernya (halal-thayyib) demi kemaslahatan kesehatan masyarakat luas.

Keunggulan program riset tiga tahun ini juga didukung kuat oleh jejaring kolaborasi saintifik lintas institusi dan internasional. Tim riset melibatkan periset global Rini Arianti, M.Sc., Ph.D dari University of Debrecen, Hungaria, serta akademisi Universitas Padjadjaran, Asri Peni Wulandari, M.Sc., Ph.D, didampingi dua asisten peneliti: Ayu Wandira, M.Si (Universitas Padjadjaran) dan Faizal Gayang, S.Si dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH). Kolaborasi multidisipliner ini merefleksikan konvergensi strategis antara kecanggihan teknologi biologi digital kampus siber, kemandirian bahan baku farmasi nasional, serta kepatuhan pada standar jaminan produk halal, yang menjadi pilar penting keunggulan akademik Program Studi Bioteknologi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.

Topik Terkait:
#biotek #uin siber syekh nurjati cirebon #MORA AIR FUNDS #riset indonesia bangkit
Keterkaitan SDGs:
SDGs 3 - Good Health and Well-being SDGs 8 - Decent Work and Economic Growth SDGs 11 - Sustainable Cities and Communities SDGs 12 - Responsible Consumption and Production SDGs 15 - Life on Land SDGs 17 - Partnerships to achieve the Goal
Bagikan Artikel:
Info Prodi Assistant
👋 Halo! Saya asisten info Program Studi. Silakan tanya seputar:
• Informasi pendaftaran
• Kurikulum & mata kuliah
• Profil dosen
• Kegiatan & agenda
• Kontak prodi
Aksesibilitas