
CIREBON — Program Studi Sarjana (S1) Bioteknologi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, resmi mengukuhkan standar mutu akademiknya dengan meraih status Terakreditasi Pertama dari Lembaga Akreditasi Mandiri Sains Alam dan Ilmu Formal (LAMSAMA). Pencapaian strategis ini menjadi tonggak penting bagi universitas siber pertama di Indonesia tersebut dalam memperkuat ekosistem sains terapan berbasis nilai keislaman dan teknologi digital masa depan.
Pengakuan resmi ini tertuang dalam Keputusan LAMSAMA Nomor 015/SK/LAMSAMA/Akred-M/S/VIII/2026 yang diterbitkan pada 13 Agustus 2026, dengan masa berlaku akreditasi terhitung sejak 15 Desember 2025 hingga 14 Desember 2027.
Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag., menegaskan bahwa pencapaian ini merupakan komitmen nyata kampus dalam membangun budaya mutu (quality culture).
"Perolehan akreditasi ini menjadi pijakan awal untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Kami berkomitmen menjadikan Program Studi Bioteknologi sebagai pusat pembelajaran dan riset inovatif yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga mampu menjawab tantangan industri halal nasional maupun global demi kemaslahatan publik (maslahat al-ammah)," ujar Prof. Aan.
Sementara itu, Dekan FEBI UIN Siber Cirebon, Dr. H. Didi Sukardi, S.H., M.H., menyampaikan bahwa akreditasi ini akan memperkokoh tata kelola kelembagaan, pengembangan SDM, serta optimalisasi fasilitas riset digital dan sarana pembelajaran siber modern.
Fokus Utama: Integrasi Bioteknologi, Bioinformatika, dan Halal-Thayyib
Menjawab tuntutan zaman, Ketua Jurusan Bioteknologi, Dr. Laita Nurjannah, S.Si., M.Si., menjelaskan bahwa kurikulum dirancang berbasis kompetensi masa depan dengan mengoptimalkan ekosistem pembelajaran digital. Fokus keilmuan difokuskan pada tiga pilar utama:
-
Bioteknologi Pangan Halal: Mengembangkan inovasi pemrosesan pangan yang aman, bergizi, dan terjamin kehalalannya sesuai prinsip halalan thayyiban.
-
Bioteknologi Farmasi dan Kosmetika Halal: Meneliti bahan aktif alami dan produk kefarmasian berstandar halal.
-
Bioinformatika: Memanfaatkan ilmu komputasi untuk menganalisis data biologis molekuler secara cepat dan presisi melalui platform siber.
Sebagai komitmen penguatan jejaring sains digital, Prodi Bioteknologi UIN Siber Cirebon juga telah menjalin kolaborasi strategis dengan Prodi Biokimia IPB University pada September 2026 dalam penguatan riset serta pengembangan kompetensi bioinformatika.
Langkah ini mempertegas peran UIN Siber Cirebon sebagai pelopor perguruan tinggi Islam berbasis digital yang mencetak talenta bioteknologi berdaya saing global, beretika, dan berwawasan kehalalan.